Suaramediajabar.com, Depok, Jawa Barat – Program Studi Teknologi Industri Cetak Kemasan (TICK) Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha lokal melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Lektor (PkML).
Mengusung tema “Peningkatan Daya Saing UMKM Oleh-Oleh Khas Depok melalui Implementasi Manajemen Kualitas Kemasan Berbasis Incoming Quality Control (IQC)”, kegiatan ini diketuai oleh Dra. Wiwi Prastiwinarti, M.M dan sukses diselenggarakan di Kelurahan Pasir Putih Kecamatan Sawangan Kota Depok pada Jumat (10/7/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penerapan sistem Incoming Quality Control (IQC) pada kemasan produk. Melalui pendampingan ini, pelaku UMKM dibekali pengetahuan untuk melakukan pemeriksaan kualitas kemasan yang diterima dari vendor sehingga produk yang dipasarkan memiliki standar mutu yang lebih baik.
Sebanyak 10 pelaku UMKM yang tergabung dalam Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ranting Sawangan Kota Depok mengikuti pelatihan ini. Tim dosen dan mahasiswa Program Studi TICK PNJ memberikan materi mengenai pengendalian mutu kemasan, pengenalan berbagai jenis cacat (defect) pada hasil cetak, serta teknik inspeksi kemasan sesuai standar kualitas.
Novi Purnama Sari,S.TP. M.Si. selaku anggota pengabdian mengatakan “Kegiatan pengabdian ini merupakan program tahun kedua yang kami laksanakan bersama IWAPI Ranting Sawangan Depok. Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak pelaku UMKM yang memperoleh pendampingan dalam meningkatkan kualitas kemasan produknya sehingga mampu meningkatkan daya saing di pasar,” ujarnya.
Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama pelatihan berlangsung. Para pelaku UMKM aktif berdiskusi mengenai berbagai kendala yang mereka hadapi, terutama terkait kualitas kemasan dari vendor yang sering kali tidak sesuai dengan spesifikasi yang diharapkan.
Ketua IWAPI Ranting Sawangan Depok, Bu Lejar Tri Ayunita, mengapresiasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sangat membantu pelaku UMKM dalam memahami standar kualitas kemasan. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam memahami masalah kemasan cacat (defect).
Sekarang kami mengetahui standar mutu yang benar sehingga memiliki dasar untuk menyampaikan komplain atau meminta pertanggungjawaban kepada vendor apabila hasil cetakan tidak sesuai dengan spesifikasi,” ucapnya.
Sebagai bentuk implementasi hasil pendampingan Ketua pelaksana Drs. Wiwi Prastiwinarti, M.M. secara simbolis menyerahkan dokumen panduan Incoming Quality Control (IQC), desain kemasan hasil redesain, serta sampel kemasan yang telah memenuhi standar Quality Control (QC) kepada UMKM Rasa Dewa yang dipilih sebagai mitra percontohan dalam penerapan sistem manajemen mutu kemasan.
“Hasil kualitas cetak harus benar-benar sesuai dengan standar. Jangan sampai muncul defect seperti register yang tidak presisi atau resolusi cetak yang rendah, karena hal tersebut akan memengaruhi tampilan visual, keterbacaan informasi, dan kualitas kemasan secara keseluruhan,” . ujar Saeful Imam, M.T.
Melalui kegiatan ini, Program Studi TICK PNJ berharap penerapan manajemen kualitas kemasan dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kualitas produk UMKM khas Depok. Dengan kemasan yang memenuhi standar mutu, produk lokal diharapkan semakin mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun nasional. (Ad)