Suara Media Jabar | Informasi Pemasangan Iklan Hub: 081291999600
: :

BNI Hadirkan Fitur Keamanan Baru di Wondr by BNI, Aplikasi Otomatis Terkunci Saat Ada Telepon Masuk

Suaramediajabar.com, Jakarta – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat layanan perbankan digital melalui inovasi terbaru pada aplikasi wondr by BNI. Kali ini, BNI menghadirkan fitur keamanan yang mampu mengunci aplikasi secara otomatis saat ada telepon masuk, sehingga membantu melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan digital yang marak terjadi.

Fitur ini bekerja secara otomatis tanpa perlu diaktifkan secara manual oleh pengguna. Ketika ponsel menerima panggilan masuk, aplikasi wondr by BNI langsung terkunci dan menampilkan notifikasi “Selesaikan Panggilan Kamu Dulu”. Setelah panggilan selesai, pengguna dapat kembali mengakses aplikasi seperti biasa.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen BNI dalam meningkatkan keamanan transaksi digital sekaligus memberikan perlindungan yang lebih optimal kepada seluruh nasabah.

“Fitur ini kami hadirkan sebagai langkah preventif untuk melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan yang memanfaatkan komunikasi telepon,” ujar Okki.

Menurutnya, salah satu modus penipuan yang paling sering terjadi adalah ketika pelaku meminta korban tetap berada di sambungan telepon, kemudian mengarahkan korban untuk melakukan transaksi ataupun membocorkan data penting seperti kode OTP, PIN, password, hingga informasi pribadi lainnya. Dalam kondisi panik atau tertekan, korban kerap tidak menyadari bahwa dirinya sedang menjadi target kejahatan siber.

Melalui fitur terbaru ini, wondr by BNI menjadi lapisan perlindungan tambahan. Saat aplikasi terkunci selama panggilan berlangsung, nasabah memiliki waktu untuk berpikir lebih tenang sehingga dapat menghindari tindakan yang berpotensi merugikan.

“Dengan fitur terbaru ini, wondr dapat membantu nasabah menjaga data pribadi. Kami juga mengimbau nasabah untuk tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BNI,” tegas Okki.

BNI juga terus mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap berbagai bentuk penipuan digital yang mengatasnamakan bank. Nasabah diminta untuk tidak pernah membagikan kode OTP, PIN, password, maupun data pribadi kepada siapa pun karena petugas resmi BNI tidak pernah meminta informasi tersebut.

Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital BNI dalam menghadirkan layanan perbankan yang semakin aman, modern, dan terpercaya. Seiring meningkatnya transaksi digital di Indonesia, BNI memastikan setiap pengembangan teknologi selalu diimbangi dengan sistem keamanan yang semakin kuat demi menjaga kenyamanan dan kepercayaan nasabah. ( DD )

Share to Social Media:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *