Suaramediajabar.com, Tasikmalaya, 17 September 2025 — Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persis Kabupaten Garut, Sandi Nugraha, menegaskan pentingnya menjaga identitas dakwah sekaligus memperkuat manajemen gerakan secara kolektif di internal Pemuda Persis. Penegasan ini disampaikan dalam forum silaturahmi bersama PD Pemuda Persis Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung di Saung Pergerakan, Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya.
Dalam forum tersebut, Sandi mengungkapkan bahwa tantangan dakwah di Kabupaten Garut tergolong kompleks, mengingat adanya 26 Pimpinan Cabang Pemuda Persis yang harus dikelola. Situasi ini, menurutnya, menuntut adanya kepemimpinan yang solid dan kerja kolektif yang berdampak nyata bagi umat.
“Di wilayah masing-masing, tentu kita harus menjaga kader dan umat dengan ilmu. Ke luar, kita terus merawat silaturahmi sesama mujahid muda. Sementara di tingkat pimpinan atas, kita perlu menghadirkan gagasan-gagasan segar untuk kemajuan Jam’iyyah,” ujarnya.
Sandi juga menekankan pentingnya kontribusi nyata Pemuda Persis di tengah masyarakat melalui program-program keumatan, pendidikan, dan penguatan jaringan dakwah. Upaya tersebut, katanya, menjadi langkah strategis dalam menjaga identitas dakwah sekaligus menjawab perkembangan zaman.
Selain itu, kolaborasi lintas daerah, seperti yang dilakukan bersama PD Pemuda Persis Tasikmalaya, disebut Sandi sebagai kunci dalam memperluas cakrawala gerakan. Ia meyakini bahwa pertukaran gagasan antar-daerah akan memperkaya strategi dakwah dan penguatan kaderisasi.
Silaturahmi ini tidak hanya menjadi ajang mempererat ukhuwah antar-pengurus, namun juga meneguhkan arah perjuangan Pemuda Persis Garut untuk terus berperan sebagai garda terdepan dalam tajdid dakwah dan pemberdayaan umat.