Suara Media Jabar | Informasi Pemasangan Iklan Hub: 081291999600
: :

Beranda

BSN Resmi Ekspansi ke Ekosistem Ekonomi Muhammadiyah

Suaramediajabar.com, Tangerang — PT Bank Syariah Nasional (BSN) memperluas ekspansi bisnis dengan masuk ke ekosistem ekonomi Muhammadiyah. Langkah ini menjadi strategi perseroan untuk memperkuat inklusi keuangan syariah sekaligus mendorong peningkatan pangsa pasar perbankan syariah nasional yang dalam satu dekade terakhir masih berada di kisaran 7–8 persen.

 

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara manajemen BSN dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Tangerang, Banten, Selasa (24/2/2026). Melalui kesepakatan ini, BSN akan terlibat dalam pengelolaan likuiditas di berbagai jaringan persyarikatan, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, serta rantai pasok usaha warga.

 

Direktur Utama BSN Alex Sofjan Noor mengatakan, kolaborasi dengan Muhammadiyah merupakan langkah konkret untuk mempercepat inklusi keuangan syariah yang saat ini baru mencapai sekitar 13,41 persen.

 

“Kami tidak hanya menunggu pasar, tetapi masuk langsung ke ekosistem yang sudah terbentuk. Muhammadiyah memiliki jaringan luas dan kepercayaan masyarakat yang kuat. Ini menjadi momentum bagi BSN untuk menghadirkan layanan keuangan syariah yang nyata,” ujar Alex di Tangerang.

 

Dalam kerja sama ini, BSN akan menyediakan solusi layanan keuangan digital bagi Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk pengelolaan kas (cash management), layanan penggajian (payroll), virtual account, hingga integrasi sistem pembayaran berbasis QRIS untuk berbagai institusi seperti universitas dan rumah sakit.

 

Selain menyasar institusi, BSN juga meluncurkan kartu debit co-branding Muhammadiyah–BSN yang ditujukan bagi warga persyarikatan. Seluruh layanan tersebut akan terintegrasi dalam aplikasi Bale Syariah by BSN, yang menyediakan akses ke berbagai produk seperti pembiayaan perumahan syariah dan investasi emas secara digital.

 

Ekspansi ini didukung oleh kinerja BSN yang terus tumbuh setelah proses transformasi bisnis pada tahun sebelumnya. Hingga Desember 2025, BSN mencatatkan total aset sebesar Rp72,9 triliun dengan dukungan 118 kantor layanan di seluruh Indonesia. Perseroan optimistis kerja sama dengan Muhammadiyah dapat meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) secara signifikan.

 

Alex menambahkan, perkembangan perbankan syariah di Malaysia yang telah mencapai pangsa pasar di atas 40 persen menjadi motivasi bagi BSN untuk terus memperluas penetrasi ke berbagai ekosistem organisasi masyarakat di Indonesia.

 

“Kolaborasi ini bukan sekadar seremoni, tetapi komitmen jangka panjang untuk memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi warga Muhammadiyah,” katanya.

 

Sementara itu, Bendahara Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hilman Latief menyatakan bahwa Muhammadiyah akan terus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan ekonomi syariah nasional.

 

Menurutnya, dengan jaringan amal usaha dan ratusan ribu pegawai yang dimiliki, Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk mendorong penguatan ekonomi syariah, termasuk melalui berbagai skema pembiayaan bagi pengembangan amal usaha.

 

Hilman juga mengungkapkan bahwa Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah membentuk tim khusus untuk pengadaan perumahan subsidi maupun non-subsidi bagi warga persyarikatan, termasuk pegawai, karyawan, dan aktivis Muhammadiyah di seluruh Indonesia.

Share to Social Media:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *