Suara Media Jabar | Informasi Pemasangan Iklan Hub: 081291999600
: :

60 Seconds to Tokyo : Cicipi Street Food Jepang Favehotel Yogjakarta Penuh Pengalaman Yang Autentik Tanpa Harus Ke Jepang

Suaramediajabar, YOGYAKARTA – Archipelago Hotels (yang dikenal dengan Archipelago International) menghadirkan 60 Seconds to Tokyo, seri terbaru dalam program Archipelago Global Flavours Series. Selama enam bulan ke depan, 138 unit Archipelago Hotels di Indonesia, mulai dari brand Aston hingga Fave, menyajikan cita rasa street food Jepang yang dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun masyarakat umum.

Di antara banyak hal yang mereka cintai dari rasa kulliner di sini, satu yang tidak pernah bisa tergantikan: street food Jepang . Sementara itu, menikmati setiap hidangan dari sisi keotentikannya, memastikan setiap rasa tetap setia pada cita rasa khas Jepang. Di balik 60 Seconds to Tokyo, mengajak setiap tamu Archipelago Hotels (fave hotels) menjelajahi cita rasa street food Jepang yang autentik tanpa harus terbang ke Negeri Sakura.

“Melalui 60 Seconds to Tokyo, kami menghadirkan pengalaman kuliner Jepang yang autentik namun tetap mudah dinikmati bagi para tamu di seluruh Indonesia. Menyusul kesuksesan seri sebelumnya, Archipelago Global Flavours Series: 60 Seconds to Seoul dan kami sangat antusias untuk memperkenalkan Tokyo sebagai destinasi kuliner kami berikutnya. Melalui kampanye ini, kami berharap dapat menyajikan cita rasa khas dan budaya kuliner yang dinamis dari kota Tokyo, sekaligus menciptakan pengalaman kuliner yang tak terlupakan di seluruh jaringan Archipelago Hotels,”

Program “60 Seconds to Tokyo” dijadwalkan berlangsung 1 Juli hingga 31 Desember 2026. Dengan durasi program yang mencakup paruh kedua tahun ini, dan Favehotel Malioboro sendiri berharap dapat menghadirkan pengalaman kuliner tematik yang menarik bagi tamu hotel, wisatawan, maupun masyarakat Yogyakarta.

 

 

Favehotel Malioboro Yogyakarta menghadirkan pengalaman kuliner khas Jepang melalui program 60 Seconds to Tokyo, yang menjadi bagian dari Archipelago Global Flavours Series. Program ini mengajak tamu menikmati beragam sajian terinspirasi dari kuliner Tokyo dengan sentuhan kreatif yang berbeda dari menu sehari-hari.

Melalui program ini, Favehotel Malioboro membawa suasana kuliner Tokyo ke meja makan dengan pilihan hidangan yang dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda. Tidak hanya mengandalkan cita rasa, penyajian menu juga menjadi perhatian untuk menghadirkan pengalaman bersantap yang lebih menarik.

“Head Chef Favehotel Malioboro Yogyakarta, Dedy Suseno, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan bagian dari upaya hotel menghadirkan pengalaman kuliner internasional yang dapat dinikmati oleh tamu hotel maupun masyarakat umum dan di setiap tema menghadirkan karakter dan pendekatan kuliner tersendiri. Tim dapur berupaya mengolah hidangan dengan sentuhan unik, termasuk melalui penggunaan saus dan racikan rasa yang berbeda dari sajian pada umumnya”.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memberikan pengalaman baru kepada pelanggan, sekaligus memperkenalkan kekayaan kuliner dari berbagai negara melalui menu yang lebih dekat dengan selera pengunjung. Selain makanan, program ini juga menghadirkan pilihan minuman pendamping, termasuk varian berbahan stroberi. Kehadiran minuman tersebut melengkapi pengalaman bersantap sekaligus memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian dengan kombinasi rasa yang beragam.

Dari sisi harga, menu dalam program ini ditawarkan mulai Rp32.000, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman kuliner bertema internasional dengan harga yang relatif terjangkau.

Melalui inovasi menu dan pergantian tema kuliner secara berkala, Favehotel Malioboro Yogyakarta turut memperkuat daya tarik restoran hotel sebagai pilihan bersantap, tidak hanya bagi tamu yang menginap, tetapi juga bagi masyarakat yang ingin menjelajahi cita rasa internasional tanpa harus bepergian ke luar negeri.

Di antara seluruh pilihan yang tersedia, tiga sajian menjadi sorotan utama. Menchi Chicken Katsu menghadirkan katsu ayam yang renyah di luar dan juicy di dalam, disajikan dengan saus khas terinspirasi dari teknik memasak Jepang modern — kuat karakternya, mudah dinikmati siapa pun. Melengkapinya, Sakura Sunset hadir sebagai minuman dengan nuansa floral yang segar: tampilan yang memanjakan mata, rasa yang tidak mengecewakan.

Untuk hidangan penutup, Kuromitsu Matcha Puff menjadi pilihan yang layak dicoba. Menggabungkan karakter earthy khas matcha dengan manisnya kuromitsu dalam tekstur puff yang ringan, dessert ini hadir di tengah semakin tingginya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap olahan matcha, mulai dari minuman hingga aneka pastry dan dessert.

Pilihan menu lainnya meliputi Chicken Kamikaze, Chicken Katsu Sando, Takoyaki, Wagyu Burger, Hambagu, Yakimeshi Fried Rice, Grilled Chicken Breast with Koji Sauce, dan Prawn Tempura Nori Taco. Untuk hidangan penutup juga tersedia Japanese Cotton Cheese, sementara pilihan minuman lainnya mencakup Shizuku Matcha Cooler, Shiso-Basil Berry, dan Hojicha Latte.

Selain makanan, program ini juga menghadirkan pilihan minuman pendamping, termasuk varian berbahan stroberi. Kehadiran minuman tersebut melengkapi pengalaman bersantap sekaligus memberikan alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati sajian dengan kombinasi rasa yang beragam.

Dari sisi harga di setiap daerah penetapannya berbeda beda, menu dalam program ini ditawarkan mulai Rp32.000, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mencoba pengalaman kuliner bertema internasional dengan harga yang relatif terjangkau.

“60 Seconds to Tokyo” sendiri merupakan kelanjutan dari rangkaian program kuliner bertema negara yang telah dijalankan sepanjang 2026. Sebelumnya, program ini menghadirkan inspirasi kuliner Korea, sebelum berlanjut ke Jepang dengan fokus pada sajian khas Tokyo.

Antusiasme masyarakat Indonesia terhadap kuliner dan budaya Jepang terus mencatat tren positif. Berdasarkan survei SiteMinder Changing Traveller Report 2025, Jepang menempati posisi pertama sebagai destinasi luar negeri favorit wisatawan Indonesia, dipilih oleh 33 persen responden. Tren ini juga tercermin dalam data kunjungan: berdasarkan Japan National Tourism Organization (JNTO), wisatawan Indonesia ke Jepang sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 558.900 orang, naik 26,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Apakah harus menginap di hotel untuk bisa menikmati menu ini ? Tidak. Program 60 Seconds to Tokyo terbuka untuk tamu hotel maupun masyarakat umum. Menu tersedia untuk makan di tempat (restoran dan area poolside), room service bagi tamu menginap, serta layanan pesan antar bagi siapa saja. (By)

Share to Social Media:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *