Suara Media Jabar | Informasi Pemasangan Iklan Hub: 081291999600
: :

Beranda

‎GP Ansor Bekasi Timur Usulkan Muhammad Sholikhin sebagai Calon Ketua DPK KNPI

Suaramediajabar.com, Bekasi Timur — Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) DPK KNPI Bekasi Timur Tahun 2026, sejumlah organisasi kepemudaan mulai melakukan komunikasi dan konsolidasi terkait proses kepemimpinan KNPI di tingkat kecamatan.

‎Dalam dinamika tersebut, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Bekasi Timur menyatakan dukungan dan mengusulkan kadernya, Muhammad Sholikhin, untuk maju sebagai calon Ketua DPK KNPI Bekasi Timur periode 2026–2029.

‎Ketua PAC GP Ansor Bekasi Timur, Maulana, mengatakan pengusulan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk mendorong kader yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman organisasi, serta rekam jejak dalam kegiatan kepemudaan dan sosial kemasyarakatan.

‎Menurut Maulana, Sholihin sebelumnya telah memiliki pengalaman dalam kepengurusan DPD KNPI Kota Bekasi. Pengalaman tersebut menjadi salah satu pertimbangan GP Ansor Bekasi Timur untuk mendorongnya kembali mengambil peran dalam pembangunan kepemudaan, khususnya di wilayah Bekasi Timur.

‎“GP Ansor Bekasi Timur mengusulkan Sholihin sebagai calon Ketua DPK KNPI Bekasi Timur. Sholihin sebelumnya sudah memiliki pengalaman di DPD KNPI Kota Bekasi. Karena itu, kami memanggil kembali kader kami untuk ikut membangun kepemudaan di wilayah Bekasi Timur,” ujar Maulana.

‎Ia menambahkan, pengusulan tersebut juga merupakan bagian dari ikhtiar GP Ansor Bekasi Timur menghadirkan kader yang mampu mengambil peran lebih besar dalam ruang kepemudaan lintas organisasi.

‎“Kami ingin pengalaman dan energi yang pernah dibawanya di tingkat kota kembali dikontribusikan untuk Bekasi Timur. Sholihin kami dorong sebagai representasi kader Ansor Bekasi Timur, tetapi ketika berada di KNPI, tentu kepentingannya harus lebih luas, yaitu kepentingan seluruh pemuda dan seluruh OKP,” katanya.

‎Dorong KNPI Menjadi Ruang Kolaborasi Pemuda

‎Menurut Maulana, Muscam harus menjadi ruang musyawarah yang mampu mempertemukan berbagai organisasi kepemudaan di wilayah Bekasi Timur. Karena itu, proses pemilihan kepemimpinan DPK KNPI tidak semata-mata harus dilihat sebagai kontestasi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kolaborasi antarpemuda.

‎Ia juga mengapresiasi langkah konsolidasi dan sosialisasi yang dilakukan DPD KNPI Kota Bekasi menjelang pelaksanaan Muscam tingkat kecamatan.

‎“Kami mengapresiasi proses sosialisasi yang dilakukan DPD KNPI Kota Bekasi. Harapannya, proses tersebut dapat berjalan secara terbuka dan mendorong komunikasi antar-OKP sehingga Muscam dapat berlangsung dengan baik,” ujar Maulana.»

‎Maulana menilai kepemimpinan DPK KNPI Bekasi Timur ke depan harus mampu membangun komunikasi dan kerja sama dengan berbagai organisasi kepemudaan, pemerintah, serta elemen masyarakat.

‎“Yang terpenting bukan hanya soal siapa yang terpilih, tetapi bagaimana kepemimpinan ke depan dapat membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh OKP serta mampu membawa program yang bermanfaat bagi pemuda dan masyarakat,” lanjutnya.»

‎Menurutnya, pengalaman organisasi yang dimiliki Sholihin di berbagai lini sektor organisasi kepemudaan dan masyarakat diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat komunikasi antarelemen kepemudaan di Bekasi Timur serta mendorong lahirnya program-program yang lebih konkret dan kolaboratif.

‎Hormati Mekanisme dan Proses Muscam

‎Terkait pencalonan Sholihin, GP Ansor Bekasi Timur berharap seluruh tahapan Muscam tetap berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan organisasi serta memberikan ruang yang sama kepada seluruh peserta untuk menyampaikan aspirasi.

‎Maulana menegaskan bahwa dukungan GP Ansor terhadap kadernya merupakan bagian dari aspirasi organisasi, sementara proses penentuan kepemimpinan tetap harus menghormati mekanisme Muscam.

‎“Kami menghormati seluruh mekanisme organisasi. Pengusulan Sholihin merupakan aspirasi GP Ansor Bekasi Timur. Selanjutnya, kami menyerahkan prosesnya kepada forum Muscam sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.»

‎Maulana juga mengajak seluruh organisasi kepemudaan yang terlibat dalam Muscam untuk menjaga suasana tetap kondusif dan khidmat selama proses berlangsung.

‎“Kami berharap seluruh proses berjalan demokratis, tertib, dan tetap menjaga persaudaraan. Perbedaan pilihan dalam forum organisasi merupakan hal yang wajar, tetapi persatuan dan hubungan baik antarpemuda harus tetap dijaga,” ujarnya.

‎Pelaksanaan Muscam DPK KNPI Bekasi Timur nantinya menjadi forum bagi organisasi kepemudaan yang memiliki hak sesuai ketentuan untuk menentukan kepemimpinan DPK KNPI Bekasi Timur periode 2026–2029.

‎GP Ansor Bekasi Timur berharap siapa pun yang nantinya mendapat amanah mampu menjadikan KNPI sebagai ruang bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi pemuda dan masyarakat di wilayah Bekasi Timur. (MS)

Share to Social Media:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *